Apa Itu TOEFL? Jenis, Skor, dan Cara Memilih Tes
- Redaksi Info Tes247
- 3 jam yang lalu
- 12
- 0 komentar
- Cetak

Apa Itu Toefl Jenis Skor Tes247
TOEFL adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang digunakan untuk menilai kesiapan seseorang memakai bahasa Inggris dalam konteks akademik atau kebutuhan institusional. Namun, “TOEFL” bukan satu tes yang seragam: ada TOEFL iBT, TOEFL ITP, dan tes prediction yang fungsi serta pengakuannya berbeda.
Karena itu, pertanyaan pertama sebelum belajar bukan “berapa skor TOEFL yang bagus?”, melainkan tes TOEFL mana yang diminta oleh kampus, beasiswa, perusahaan, atau instansi tujuan Anda. Salah memilih jenis tes bisa membuat skor yang sebenarnya tinggi menjadi tidak berguna untuk persyaratan administrasi.
TOEFL itu tes apa?
TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Keluarga tes TOEFL dikembangkan oleh ETS untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris penutur non-native.
Dalam praktiknya, dua nama yang paling sering ditemui adalah TOEFL iBT dan TOEFL ITP. Keduanya berbeda dalam format, keterampilan yang diukur, skala skor, dan cara hasilnya digunakan.
Perbedaan TOEFL iBT, TOEFL ITP, dan TOEFL Prediction
| Aspek | TOEFL iBT | TOEFL ITP Level 1 | TOEFL Prediction |
|---|---|---|---|
| Fungsi utama | Mengukur kemampuan akademik untuk kebutuhan yang menerima TOEFL iBT | Mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam program atau institusi yang menerima TOEFL ITP | Latihan, pemetaan kemampuan, atau estimasi skor |
| Keterampilan | Reading, Listening, Speaking, Writing | Listening Comprehension, Structure and Written Expression, Reading Comprehension | Tergantung penyelenggara; biasanya meniru pola tes tertentu |
| Skala skor | 1–6 sejak 21 Januari 2026; laporan juga menampilkan skor pembanding 0–120 selama masa transisi ETS | 310–677 | Bukan skala sertifikasi resmi; interpretasi bergantung pada simulasi |
| Penggunaan hasil | Mengikuti kebijakan kampus, program, beasiswa, atau institusi tujuan | Mengikuti kebijakan institusi atau program yang menerima ITP | Tidak boleh otomatis dianggap pengganti skor resmi |
Jika Anda baru ingin memetakan kemampuan sebelum mengambil tes, tes TOEFL Prediction online Tes247 dapat digunakan sebagai latihan dan evaluasi awal. Untuk kebutuhan yang secara khusus meminta format ITP, Anda juga dapat mempelajari opsi TOEFL ITP di Tes247.
Kapan sebaiknya memilih TOEFL iBT?
Pilih TOEFL iBT bila dokumen persyaratan secara eksplisit meminta TOEFL iBT atau menerima skor TOEFL iBT. Tes ini menilai empat keterampilan: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
Sejak 21 Januari 2026, ETS menggunakan skala skor utama 1–6 untuk TOEFL iBT. ETS juga menyediakan skor pembanding dalam skala 0–120 selama periode transisi agar institusi dan peserta lebih mudah membaca skor baru. Karena perubahan ini relatif baru, selalu periksa halaman persyaratan terbaru dari institusi tujuan sebelum membandingkan skor.
Sumber resmi: ETS TOEFL iBT — Understanding Scores.
Kapan TOEFL ITP lebih sesuai?
TOEFL ITP cocok bila kampus, program, perusahaan, atau lembaga Anda memang menerima TOEFL ITP. Pada TOEFL ITP Level 1, peserta mengerjakan tiga bagian: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
Skor total TOEFL ITP Level 1 berada pada rentang 310–677. Karena tidak menguji Speaking dan Writing secara langsung pada tes utama Level 1, hasil ITP tidak bisa diperlakukan sebagai padanan otomatis TOEFL iBT.
Sumber resmi: ETS TOEFL ITP — Test Content.
TOEFL Prediction berguna untuk apa?
TOEFL Prediction berguna untuk diagnosis dan latihan: melihat bagian yang masih lemah, membiasakan diri dengan tekanan waktu, dan memperkirakan posisi kemampuan sebelum mengikuti tes yang diminta.
Yang perlu dibedakan adalah fungsi “prediction” dan “sertifikasi”. Skor prediction tidak otomatis menjadi skor TOEFL resmi dan tidak otomatis diterima untuk beasiswa, kelulusan, rekrutmen, atau pendaftaran kampus. Pengakuan selalu mengikuti aturan pihak yang meminta dokumen.
Cara membaca skor TOEFL tanpa salah membandingkan
Kesalahan yang sering terjadi adalah membandingkan angka mentah dari dua tes yang memakai skala berbeda. Angka 500 pada ITP, misalnya, tidak dapat dibaca sebagai “lebih tinggi” daripada angka tertentu di iBT hanya dari besar angkanya.
Gunakan tiga langkah berikut:
- Identifikasi dulu jenis tes pada sertifikat atau persyaratan.
- Catat skala skor yang dipakai tes tersebut.
- Bandingkan dengan minimum score yang ditulis institusi, bukan dengan standar buatan sendiri.
Jika sebuah pengumuman hanya menulis “TOEFL minimal 500” tanpa menyebut jenis tes, jangan langsung berasumsi. Cari lampiran, FAQ, atau kontak resmi penyelenggara karena angka 500 biasanya mengarah pada skala tertentu dan konteks penerimaan tetap menentukan.
Checklist memilih tes TOEFL yang tepat
- Untuk pendaftaran: baca nama tes yang diterima, bukan hanya kata “TOEFL”.
- Untuk target skor: gunakan skala yang sesuai dengan jenis tes.
- Untuk latihan: prediction test bisa membantu memetakan kemampuan sebelum tes utama.
- Untuk tenggat waktu: periksa masa berlaku skor dan deadline dokumen di institusi tujuan.
- Untuk biaya: cek tarif terbaru dari penyelenggara resmi atau pusat tes yang Anda pilih.
Strategi belajar TOEFL untuk pemula
Belajar menjadi lebih efisien jika dimulai dari diagnosis. Kerjakan satu simulasi, catat skor per bagian, lalu prioritaskan bagian dengan kesalahan terbesar alih-alih mengulang semua materi dalam porsi yang sama.
Untuk ITP, perhatian besar biasanya perlu diberikan pada Listening, Structure, dan Reading. Untuk iBT, jadwal belajar juga harus menyediakan waktu khusus untuk Speaking dan Writing karena keduanya dinilai secara terpisah.
Gunakan pola sederhana: diagnosis → latihan terarah → simulasi berbatas waktu → evaluasi kesalahan → simulasi ulang. Pola ini lebih informatif daripada hanya menghitung berapa banyak soal yang sudah dikerjakan.
Kesalahan umum saat mempersiapkan TOEFL
- Belajar untuk format ITP padahal institusi meminta iBT.
- Menghafal trik tanpa memperbaiki grammar, vocabulary, dan kemampuan memahami teks atau audio.
- Menyamakan skor prediction dengan skor resmi.
- Mengejar “skor bagus” tanpa mengetahui skor minimum yang benar-benar dibutuhkan.
- Menggunakan informasi skala iBT lama tanpa mengecek perubahan sistem skor ETS pada 2026.
FAQ tentang TOEFL
- Q: Apakah TOEFL iBT dan TOEFL ITP sama?
A: Tidak. Keduanya berbeda dalam format, keterampilan yang diuji, skala skor, dan penggunaan hasil. - Q: Berapa skor maksimal TOEFL ITP?
A: Untuk TOEFL ITP Level 1, skor total berada pada rentang 310–677. - Q: Apakah TOEFL iBT masih memakai skala 0–120?
A: Sejak 21 Januari 2026, ETS memakai skala utama 1–6. Selama masa transisi, laporan skor juga menyediakan skor pembanding 0–120. - Q: Apakah skor TOEFL Prediction bisa dipakai mendaftar beasiswa atau kerja?
A: Hanya jika pihak yang meminta dokumen secara eksplisit menerimanya. Jangan menganggap prediction test setara sertifikat resmi tanpa konfirmasi. - Q: Saya harus mulai dari mana jika belum pernah ikut TOEFL?
A: Mulai dari satu tes diagnosis, tentukan format tes yang benar, lalu susun latihan berdasarkan kelemahan per bagian.
Mulai dari tes yang sesuai dengan kebutuhan Anda
Jika tujuan Anda masih tahap mengukur kemampuan, mulai dengan TOEFL Prediction Tes247 untuk melihat area yang perlu diperbaiki. Jika persyaratan Anda secara spesifik menggunakan format ITP, pelajari opsi TOEFL ITP Tes247. Pastikan tetap mencocokkan jenis tes dan skor dengan aturan resmi kampus, beasiswa, perusahaan, atau institusi tujuan.
Penulis Redaksi Info Tes247
Redaksi Info Tes247 menyusun dan meninjau panduan tentang tes bahasa, skor, sertifikat, pendidikan, dan karier berdasarkan sumber yang dapat diverifikasi.

Saat ini belum ada komentar