Pusat Informasi
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » TOEFL » Remote Proctoring: Cara Kerja Pengawasan Ujian Bahasa Daring

Remote Proctoring: Cara Kerja Pengawasan Ujian Bahasa Daring

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Remote proctoring adalah sistem pengawasan ujian dari jarak jauh yang memakai kamera, mikrofon, perangkat lunak, dan pada beberapa platform juga kecerdasan buatan untuk memastikan peserta mengikuti aturan ujian. Dalam TOEFL iBT Home Edition, pengawasan dari rumah menggabungkan verifikasi identitas, pemeriksaan lingkungan, pemantauan manusia secara langsung, serta teknologi keamanan berbasis AI.

Namun, jangan menyimpulkan bahwa semua TOEFL online memakai sistem yang sama. TOEFL iBT Home Edition memiliki prosedur keamanan ETS sendiri, sedangkan TOEFL ITP Online atau tes daring lain mengikuti aturan penyelenggara masing-masing.

Apa yang dimaksud dengan remote proctoring?

Secara sederhana, remote proctoring memindahkan fungsi pengawas ruang ujian ke sistem daring. Peserta tetap mengerjakan tes dari rumah atau lokasi privat, tetapi identitas, perangkat, lingkungan, dan perilaku selama ujian dapat dipantau dari jarak jauh.

Tujuannya bukan sekadar “mengawasi lewat webcam”. Sistem ini membantu penyelenggara memastikan bahwa orang yang mengikuti ujian adalah peserta yang terdaftar, tidak menerima bantuan pihak lain, tidak membuka materi terlarang, dan mengikuti prosedur keamanan yang sudah ditetapkan.

Bagaimana remote proctoring bekerja dari awal sampai selesai?

1. Identitas peserta diverifikasi

Sebelum tes dimulai, peserta biasanya harus menunjukkan identitas resmi dan menyelesaikan proses verifikasi wajah. Untuk TOEFL iBT Home Edition, ETS menggunakan verifikasi identitas pra-tes berbasis AI untuk mencocokkan dokumen identitas pemerintah dengan foto langsung peserta.

2. Perangkat dan ruangan diperiksa

Peserta menjalankan pengecekan perangkat, lalu proktor meminta pemindaian ruang ujian. ETS mewajibkan peserta menunjukkan area kerja, sudut ruangan, serta bagian bawah meja. Pada sesi yang mensyaratkan kamera kedua, perangkat tambahan ditempatkan agar layar komputer, keyboard, mouse atau trackpad, tangan, dan profil samping peserta terlihat.

3. Proktor manusia memantau secara real-time

Pada TOEFL iBT Home Edition, pengawasan tidak sepenuhnya diserahkan kepada algoritme. ETS menggunakan pemantauan manusia secara langsung agar aktivitas yang mencurigakan dapat diperiksa dalam konteks, bukan hanya berdasarkan satu sinyal otomatis.

4. Sistem AI membantu mendeteksi pola tertentu

ETS menyebut penggunaan teknologi AI untuk mendukung keamanan tes dari rumah. Contohnya mencakup facial recognition dan gaze tracking. Artinya, sistem dapat membantu menandai pola wajah atau arah pandangan yang tidak biasa untuk diperiksa lebih lanjut.

AI bukan berarti setiap gerakan mata otomatis dianggap curang. Sinyal teknologi berfungsi sebagai bagian dari mekanisme keamanan yang kemudian dapat ditinjau bersama rekaman, aktivitas sesi, dan pengamatan proktor.

5. Aktivitas ujian direkam dan dapat ditinjau

ETS juga menggunakan rekaman video untuk membantu investigasi bila muncul masalah keamanan. Jika terjadi pelanggaran, proktor dapat memberi instruksi, menghentikan sementara sesi, atau mengambil tindakan sesuai kebijakan ujian.

Apa saja yang dapat dipantau saat ujian?

Perbandingan TOEFL iBT, TOEFL ITP, dan TOEFL Prediction
Aspek Apa yang dipantau Tujuan
Identitas Dokumen resmi dan wajah peserta Mencegah impersonasi
Kamera Wajah, posisi tubuh, dan lingkungan ujian Memastikan peserta tetap berada di area yang diizinkan
Audio Suara peserta dan lingkungan Mendeteksi bantuan verbal atau gangguan yang tidak sesuai aturan
Layar/perangkat Aktivitas aplikasi atau sistem sesuai platform Mencegah penggunaan sumber tidak diizinkan
Arah pandangan Pola tatapan tertentu pada sistem yang mendukung gaze tracking Memberi sinyal keamanan untuk ditinjau
Ruang ujian Meja, dinding, area sekitar, dan orang lain Memastikan lingkungan sesuai aturan

Apakah remote proctoring berarti AI menentukan kecurangan?

Tidak selalu. Dalam sistem yang menggabungkan AI dan proktor manusia, teknologi berfungsi untuk membantu mendeteksi pola atau kejadian yang perlu diperiksa. Penilaian keamanan tetap melibatkan prosedur, konteks, dan tinjauan manusia.

Karena itu, peserta tidak perlu panik hanya karena sesekali menggerakkan mata atau menyesuaikan posisi duduk. Yang lebih penting adalah mengikuti aturan: tetap terlihat di kamera, tidak membuka sumber lain, tidak berbicara kecuali diizinkan, dan mengikuti instruksi proktor.

Contoh remote proctoring pada TOEFL iBT Home Edition

TOEFL iBT Home Edition merupakan contoh paling jelas penggunaan remote proctoring dalam ekosistem TOEFL. ETS menjelaskan bahwa tes dari rumah menggunakan kombinasi pengawasan manusia dan teknologi AI untuk menjaga keamanan serta integritas skor.

Proses check-in mencakup masuk ke ruang tunggu virtual, menghubungkan kamera kedua jika diwajibkan, menyelesaikan verifikasi identitas dengan bantuan proktor, melakukan pemindaian ruangan, lalu menjalani pengecekan perangkat terakhir sebelum tes dimulai.

Detail aturan dapat berubah, sehingga peserta sebaiknya selalu memeriksa halaman TOEFL iBT Home Edition resmi ETS sebelum hari ujian.

Jangan samakan semua TOEFL online dengan Home Edition

Istilah “TOEFL online” bisa mengacu pada layanan yang berbeda. TOEFL iBT Home Edition adalah produk ETS dengan sistem keamanan khusus. Sementara itu, TOEFL ITP Online dapat memakai prosedur perangkat, readiness check, secure browser, atau pengawasan yang ditentukan oleh penyelenggara resmi.

Di Tes247, peserta TOEFL ITP Online diminta menyiapkan laptop atau PC Windows, webcam aktif, headset kabel, ruangan tertutup, serta koneksi internet stabil. Detail sesi dan kesiapan perangkat tersedia pada jadwal TOEFL ITP Online Tes247.

Karena sistem pengawasan tiap produk dapat berbeda, jangan menganggap fitur seperti gaze tracking atau kamera kedua otomatis berlaku pada TOEFL ITP Online Tes247 kecuali tercantum dalam instruksi sesi.

Mengapa remote proctoring penting untuk kredibilitas nilai?

Ujian daring menghadapi tantangan yang berbeda dari test center. Peserta berada di lokasi masing-masing, sehingga penyelenggara harus memiliki cara untuk memastikan identitas, lingkungan, dan perilaku ujian tetap terkendali.

Remote proctoring membantu menjaga kepercayaan terhadap hasil tes karena proses pengawasan dapat meninggalkan jejak verifikasi dan rekaman. Selain itu, sistem ini memungkinkan ujian dilaksanakan dari lokasi yang lebih fleksibel tanpa sepenuhnya menghilangkan kontrol keamanan.

Persiapan sebelum mengikuti ujian dengan remote proctoring

  • Gunakan perangkat yang sesuai persyaratan resmi.
  • Pastikan kamera, mikrofon, speaker, dan koneksi internet berfungsi.
  • Bersihkan meja dari buku, catatan, ponsel, dan perangkat tambahan yang tidak diizinkan.
  • Pilih ruangan privat, tenang, terang, dan dapat ditutup.
  • Siapkan identitas resmi yang sesuai data pendaftaran.
  • Tutup aplikasi lain sebelum tes dimulai.
  • Ikuti instruksi proktor saat memindai ruangan atau menempatkan kamera kedua.

Kesalahan yang sering membuat peserta bermasalah

Masalah tidak selalu muncul karena niat curang. Peserta bisa terkena peringatan karena terlalu sering keluar dari posisi kamera, ada orang lain masuk ke ruangan, perangkat tambahan masih aktif, atau aplikasi lain terbuka di komputer.

Karena itu, cek aturan sebelum tes. Untuk TOEFL iBT Home Edition, ETS juga menyebut beberapa larangan seperti menggunakan headphone atau earbud, berbicara di luar bagian yang diizinkan, meninggalkan kursi, dan membiarkan orang lain masuk ke ruangan.

Privasi dan rekaman: apa yang perlu dipahami?

Remote proctoring memang melibatkan data sensitif seperti identitas, wajah, video, audio, dan aktivitas sesi. Karena itu, peserta perlu membaca kebijakan privasi penyelenggara sebelum menyetujui proses pengawasan.

ETS menyatakan bahwa rekaman dapat digunakan untuk investigasi keamanan dan dikelola sesuai persyaratan privasi yang berlaku. Peserta sebaiknya tidak mengasumsikan bahwa semua platform memiliki periode retensi dan metode penyimpanan data yang sama.

Sumber resmi tentang keamanan TOEFL online

FAQ tentang remote proctoring

  • Q: Apakah remote proctoring selalu memakai AI?
    A: Tidak. Teknologi dan model pengawasan berbeda pada tiap penyelenggara. Sebagian mengandalkan proktor manusia, sebagian menggabungkannya dengan AI.
  • Q: Apakah gerakan mata langsung dianggap curang?
    A: Tidak. Pada sistem seperti TOEFL iBT Home Edition, gaze tracking menjadi salah satu sinyal keamanan dan bukan satu-satunya dasar untuk menentukan pelanggaran.
  • Q: Apakah layar komputer peserta dapat dipantau?
    A: Pada banyak sistem remote proctoring, aktivitas perangkat atau layar dapat menjadi bagian dari pengawasan. Implementasinya bergantung pada aplikasi dan kebijakan ujian.
  • Q: Apakah TOEFL ITP Online Tes247 memakai sistem yang sama dengan TOEFL iBT Home Edition?
    A: Tidak boleh diasumsikan demikian. Keduanya merupakan produk dan alur ujian berbeda. Ikuti instruksi resmi pada sesi TOEFL ITP Online Tes247.

Siapkan Perangkat Sebelum TOEFL ITP Online

Jika Anda akan mengikuti TOEFL ITP Online melalui Tes247, cek lebih dulu jadwal, kuota, readiness check, dan kebutuhan perangkat di jadwal TOEFL ITP Online Tes247. Persiapan perangkat sejak awal membantu mengurangi kendala kamera, mikrofon, jaringan, dan secure browser pada hari ujian.

Avatar Redaksi Info Tes247

Penulis

Ahmad Zayyan menulis tentang TOAFL dan pembelajaran bahasa Arab untuk kebutuhan akademik maupun evaluasi kemampuan bahasa. Pembahasannya mencakup format tes, persiapan peserta, skor, qira'ah, istima', qawaid, mufradat dan tarakib, serta penggunaan hasil tes sesuai ketentuan institusi tujuan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda