Duolingo vs TOEFL: Bisa Gantikan TOEFL ITP?
- Raka Mahendra
- Kamis, 3 Sep 2026
- 7
- 0 komentar
- Cetak

Duolingo Vs Toefl
Duolingo English Test atau DET tidak otomatis menggantikan TOEFL ITP. Keduanya memang sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, tetapi fungsi, format, dan kebijakan penerimaannya berbeda. DET cocok untuk institusi yang secara eksplisit mencantumkannya, sedangkan TOEFL ITP tetap dipakai luas untuk kebutuhan institusional tertentu.
Hal pertama yang perlu diluruskan adalah istilahnya. Duolingo English Test berbeda dari aplikasi belajar Duolingo. DET merupakan tes bahasa Inggris berbayar dengan pengawasan digital, sedangkan sertifikat atau progres dari aplikasi Duolingo biasa bukan dokumen admission standar.
Duolingo vs TOEFL: perbedaan utamanya ada pada penerimaan
Perbandingan DET dan TOEFL sering berhenti pada harga, durasi, atau kemudahan tes. Padahal, keputusan yang paling penting justru: apakah institusi tujuan menerima jenis tes tersebut?
| Aspek | Duolingo English Test | TOEFL ITP | TOEFL iBT |
|---|---|---|---|
| Fungsi utama | Admission dan kebutuhan akademik di institusi yang menerima DET | Placement, evaluasi, dan kebutuhan institusional | Admission internasional dan kebutuhan yang meminta TOEFL iBT |
| Format | Online dari rumah dengan pengawasan digital | Paper-based atau digital melalui institusi/test center | Internet-based melalui sistem resmi ETS |
| Portabilitas skor | Semakin luas, tetapi belum universal | Bergantung kebijakan institusi | Sangat luas untuk admission internasional |
| Risiko utama | Institusi tertentu tetap tidak menerima DET | Tidak dapat diasumsikan berlaku untuk kebutuhan internasional | Biaya lebih tinggi dan syarat skor bisa ketat |
Apakah Duolingo English Test sudah kredibel?
Ya, DET sudah digunakan oleh banyak program akademik. Dalam pembaruan resmi Juni 2026, Duolingo menyatakan tes ini diterima oleh lebih dari 6.500 program. Angka tersebut menunjukkan DET bukan lagi tes alternatif kecil.
Namun, jumlah penerima yang besar tidak berarti berlaku di semua universitas, beasiswa, profesi, atau negara. Karena itu, kredibilitas DET perlu dibaca sebagai credible where accepted, bukan sebagai pengganti universal untuk TOEFL atau IELTS.
Daftar penerima dapat berubah. Calon peserta sebaiknya memeriksa daftar institusi resmi Duolingo English Test dan halaman admission program tujuan sebelum membayar tes.
Kenapa DET terasa lebih praktis daripada TOEFL?
Tes dapat dilakukan dari rumah
DET dirancang sebagai tes online yang dapat dikerjakan dari rumah selama perangkat, kamera, mikrofon, koneksi internet, dan lingkungan tes memenuhi aturan. Fleksibilitas ini mengurangi kebutuhan datang ke test center.
Prosesnya relatif singkat
Durasi DET lebih ringkas dibanding banyak tes bahasa tradisional. Hasil standar juga tersedia dalam waktu relatif cepat, sehingga menarik bagi pelamar yang mengejar deadline admission.
Pengiriman skor lebih sederhana
Salah satu daya tarik DET adalah distribusi skor ke institusi yang menerima tes tersebut. Namun, kemudahan administrasi tidak boleh mengalahkan verifikasi persyaratan. Tes yang cepat tetap tidak berguna jika program tujuan menolak formatnya.
Apakah Duolingo bisa menggantikan TOEFL ITP?
Tidak secara otomatis. TOEFL ITP memiliki fungsi institusional yang jelas. ETS menjelaskan bahwa TOEFL ITP digunakan untuk placement, progress monitoring, program tertentu, dan kebutuhan admission yang dikelola oleh institusi.
Artinya, jika kampus, perusahaan, beasiswa, atau instansi menuliskan “TOEFL ITP”, maka DET tidak boleh diasumsikan sebagai pengganti hanya karena sama-sama mengukur bahasa Inggris. Pihak penerima harus menyatakan bahwa DET diterima.
Hal yang sama berlaku sebaliknya. Jika universitas luar negeri secara eksplisit menerima DET, Anda tidak perlu mengambil TOEFL hanya karena menganggap TOEFL lebih “resmi”. Pilih tes berdasarkan syarat aktual, bukan hierarki asumsi.
TOEFL ITP dan TOEFL iBT juga tidak sama
Banyak pencari informasi mencampur TOEFL ITP dengan TOEFL iBT. Padahal, keduanya memiliki penggunaan berbeda. TOEFL iBT dirancang untuk mengukur empat kemampuan utama—Reading, Listening, Speaking, dan Writing—dan digunakan luas untuk admission internasional.
Sementara itu, TOEFL ITP lebih banyak digunakan untuk kebutuhan institusional. Jika Anda sedang membandingkan biaya sebelum memilih, lihat juga perbandingan biaya TOEFL iBT, ITP, dan Prediction agar keputusan tidak hanya berdasarkan harga awal.
Instansi mana yang menolak Duolingo?
Tidak ada satu daftar global “institusi penolak DET” yang berlaku permanen. Kebijakan dapat berbeda menurut fakultas, jenjang, tahun masuk, dan jenis program. Karena itu, lebih aman menggunakan contoh kebijakan resmi yang dapat diverifikasi.
Harvard Kennedy School
Harvard Kennedy School menyatakan pada halaman persyaratan bahasa Inggrisnya bahwa Duolingo English Test tidak diterima untuk memenuhi persyaratan kemampuan bahasa. Pelamar harus mengikuti tes yang tercantum dalam kebijakan resmi program.
Contoh ini penting karena menunjukkan bahwa nama universitas besar tidak cukup untuk menyimpulkan penerimaan DET. Satu sekolah atau program dapat memiliki aturan yang berbeda dari institusi lain.
Visa Inggris dengan persyaratan SELT
Untuk rute visa Inggris yang membutuhkan Secure English Language Test, pemerintah Inggris menggunakan daftar penyedia SELT yang disetujui. DET tidak termasuk dalam daftar penyedia SELT tersebut.
Jadi, walaupun sebuah kampus menerima DET untuk admission, pemohon tetap harus memeriksa apakah proses visa memerlukan bukti bahasa lain. Lihat daftar SELT resmi UKVI.
Contoh sebaliknya: Imperial College London
Imperial College London mencantumkan Duolingo English Test sebagai salah satu bukti bahasa Inggris yang dapat diterima pada kebijakan tertentu. Ini menunjukkan mengapa artikel yang menyebut “universitas top menolak Duolingo” secara umum terlalu menyederhanakan situasi.
Kesimpulannya, status penerimaan harus dicek per institusi dan per program, bukan berdasarkan reputasi universitas atau negara.
Apakah DET cocok untuk visa?
Jangan mengasumsikannya. Admission universitas dan persyaratan visa adalah dua tahap berbeda. Sebuah kampus dapat menerima DET untuk admission, tetapi otoritas imigrasi belum tentu menerima tes yang sama untuk bukti kemampuan bahasa.
Situasi ini mirip dengan masalah penggunaan Prediction untuk visa. Pembahasan lebih rinci tersedia di artikel TOEFL Prediction untuk visa luar negeri.
Kapan Duolingo English Test lebih masuk akal?
DET dapat menjadi pilihan efisien jika program tujuan secara jelas menerimanya, Anda membutuhkan jadwal fleksibel, dan deadline cukup dekat. Format online juga membantu peserta yang jauh dari test center.
Namun, jangan memilih DET hanya karena terasa lebih mudah. Jika Anda berniat menggunakan satu skor untuk banyak universitas, beasiswa, dan proses lain, cek seberapa luas portabilitas skor tersebut di seluruh daftar tujuan Anda.
Kapan TOEFL lebih aman?
TOEFL iBT biasanya lebih aman ketika target Anda terdiri dari banyak universitas internasional atau program yang secara eksplisit mencantumkan TOEFL. Penerimaannya lebih mapan dan fungsi tesnya jelas untuk admission akademik.
Sementara itu, TOEFL ITP lebih masuk akal jika kebutuhan Anda bersifat institusional dan pihak penerima memang meminta format tersebut. Jangan membayar iBT jika dokumen hanya membutuhkan ITP, tetapi jangan pula memakai ITP untuk kebutuhan yang secara khusus mensyaratkan iBT.
Bagaimana memilih antara DET, TOEFL ITP, dan TOEFL iBT?
- Mulai dari daftar universitas, beasiswa, atau instansi tujuan.
- Cek jenis tes yang diterima satu per satu.
- Periksa minimum score dan syarat per komponen.
- Bedakan kebutuhan admission dengan visa.
- Hitung biaya, waktu hasil, dan risiko harus mengambil tes kedua.
- Jika satu tes diterima di semua tujuan, pilih yang paling efisien untuk kondisi Anda.
Miskonsepsi yang perlu dihindari
“Duolingo cuma aplikasi belajar”
Salah jika yang dimaksud adalah Duolingo English Test. DET merupakan produk tes terpisah dari aplikasi pembelajaran bahasa.
“Kalau diterima satu kampus, berarti diterima semua”
Salah. Kebijakan dapat berbeda antaruniversitas, fakultas, program, dan tahun admission.
“TOEFL ITP lebih resmi, jadi pasti lebih diterima daripada DET”
Tidak selalu. Untuk program yang menerima DET tetapi tidak meminta ITP, DET bisa lebih relevan. Fungsi dan kebijakan penerimaan lebih penting daripada persepsi “tingkatan” tes.
“TOEFL selalu paling aman untuk visa”
Terlalu umum. Beberapa negara memakai daftar tes bahasa tertentu dan dapat menerima beberapa pilihan selain TOEFL. Selalu cek situs imigrasi resmi.
FAQ tentang Duolingo vs TOEFL
- Q: Apakah Duolingo English Test setara dengan TOEFL?
A: Keduanya sama-sama tes kemampuan bahasa Inggris, tetapi format, skala skor, dan penerimaannya berbeda. Tidak ada kesetaraan otomatis untuk semua kebutuhan. - Q: Apakah DET bisa menggantikan TOEFL ITP untuk syarat kampus?
A: Hanya jika kampus secara eksplisit menyatakan menerima DET sebagai alternatif. Jika syaratnya menyebut TOEFL ITP saja, jangan berasumsi DET diterima. - Q: Apakah semua universitas luar negeri menerima Duolingo?
A: Tidak. Penerimaannya luas tetapi belum universal, dan aturan dapat berbeda antarprogram. - Q: Mana yang lebih baik untuk kuliah luar negeri?
A: Tes yang diterima oleh seluruh atau sebagian besar program tujuan Anda. Jika beberapa kampus menolak DET, TOEFL iBT dapat memberi portabilitas yang lebih aman. - Q: Apakah sertifikat dari aplikasi Duolingo sama dengan DET?
A: Tidak. Duolingo English Test adalah tes terpisah dengan proses registrasi, pengawasan, skor, dan pelaporan sendiri.
Gunakan latihan untuk menentukan tes resmi yang paling efisien
Sebelum membayar DET, TOEFL ITP, atau TOEFL iBT, petakan dulu kemampuan Anda dan cek syarat institusi tujuan. Anda dapat menggunakan TOEFL Prediction Tes247 sebagai latihan awal untuk Listening, Structure, dan Reading. Gunakan hasilnya sebagai bahan evaluasi, bukan pengganti tes resmi yang diminta institusi.
Penulis Raka Mahendra
Raka Mahendra berfokus pada pembelajaran listening dan pemahaman bahasa Inggris lisan. Tulisannya membahas strategi menangkap informasi penting, memahami percakapan, mengenali konteks, meningkatkan konsentrasi saat listening serta metode latihan yang dapat digunakan untuk persiapan tes kemampuan bahasa Inggris.

Saat ini belum ada komentar